Berita Terbaru

Gema Takbir Menggema di Malam 1 Syawal 1446 H, Tenggarong Berbalut Kemuliaan Kukar Membangun Sang Pemimpin: Dari Kreativitas Menuju Puncak Kepemimpinan Daun Kratom Jantur: Rp2.500, Jutaan Dolar di Pasar Dunia
Bupati Edi Damansyah meneken prasasti di batu marmer menandai momen bersejarah peresmian Masjid Jami’ Nurul Yaqin

TENGGARONG-Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah dan ampunan, mengalirkan suasana kehangatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Di tengah suasana suci ini, Bupati Edi Damansyah bersama jajaran pemerintah daerah menunjukkan kepeduliannya dengan mengunjungi wilayah hulu, tepatnya di Kecamatan Kota Bangun Darat dan Muara Muntai, pada Selasa, 11 Maret 2025.

Perjalanan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah ungkapan kebersamaan dan silaturahmi yang mendalam. Di Desa Kota Bangun III, Kecamatan Kota Bangun Darat, langkah kaki Bupati Edi membawa suasana hangat ke Masjid At-Taqwa. Di sana, berbagai bantuan diserahkan untuk memperindah dan melengkapi fasilitas masjid.

Suara adzan akan semakin merdu dengan pengeras suara yang baru. Mukena, sarung, dan mushaf Al-Quran akan menyertai ibadah yang khusyuk. Buku Iqro akan membantu anak-anak mempelajari kalam Allah, sementara jam digital akan menjaga waktu sholat tetap terjaga.

Lebih dari itu, sentuhan kepedulian juga dirasakan oleh warga kurang mampu. Bantuan sembako dari BAZNAS Kukar disalurkan, menambah kehangatan di bulan Ramadhan. Kedermawanan Bupati Edi pun terlihat dalam sumbangan pribadinya, sebuah tindakan yang menunjukkan keikhlasan dan kepedulian yang tulus.

Kunjungan ini bukan sekadar pemberian bantuan materi, melainkan juga sebuah jembatan silaturahmi yang menguatkan ikatan antara pemerintah dan masyarakat. Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, sentuhan kehangatan dari Bupati Edi Damansyah akan terus dikenang oleh masyarakat di wilayah hulu Kukar. Semoga berkah Ramadhan menyertai semua langkah baik ini.

Kunjungan Bupati Edi Damansyah ke Kecamatan Kota Bangun Darat dan Muara Muntai bukan hanya berhenti pada pemberian bantuan materi. Ia merupakan sebuah pernyataan tegas tentang komitmen pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

“Di bulan suci ini, kita manfaatkan kesempatan untuk terus memakmurkan masjid dan mempererat tali silaturahmi antarwarga,” tegas Bupati Edi, mengungkapkan tujuan di balik kunjungan tersebut. Bantuan untuk Masjid At-Taqwa bukan sekadar bantuan fisik, melainkan sebuah investasi untuk menciptakan suasana ibadah yang lebih nyaman dan kondusif.

Namun, kepedulian Bupati Edi tidak hanya tertuju pada aspek keagamaan. Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, Pemkab Kukar juga memberikan dukungan nyata bagi Kwarran Pramuka Kecamatan Kota Bangun Darat. Mesin genset, tenda pengawas, selang pemadam kebakaran, dan perlengkapan lainnya diserahkan untuk menunjang aktivitas sosial dan kesiapsiagaan bencana.

Langkah ini menunjukkan bahwa Pemkab Kukar tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan kemanusiaan. Bantuan yang diberikan bukan sekadar barang, melainkan sebuah bentuk dukungan konkret bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah. Sebuah tindakan yang menunjukkan bahwa pemerintah Kukar benar-benar hadir di tengah-tengah rakyatnya.

Dengan adanya dukungan ini, diharapkan masyarakat di Kecamatan Kota Bangun Darat dapat melaksanakan aktivitas keagamaan dan sosial dengan lebih efektif dan maksimal. Semoga langkah baik ini akan terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kemajuan Kukar.

Perjalanan Bupati Edi Damansyah dan rombongan tidak berhenti di Kota Bangun Darat. Langkah kaki mereka terus melangkah, membawa berkah Ramadhan ke Desa Perian, Kecamatan Muara Muntai. Di sana, suatu momen bersejarah terjadi: peresmian Masjid Jami’ Nurul Yaqin.

Bukan sekadar peresmian bangunan, melainkan sebuah peristiwa yang menandai lahirnya pusat ibadah dan pusat pendidikan bagi masyarakat setempat. Bupati Edi, meresmikan masjid ini, sebuah tanda bahwa pemerintah Kukar mendukung pengembangan agama dan pendidikan.

Namun, kehadiran Bupati Edi tidak hanya terbatas pada peresmian masjid. Ia juga memberikan bantuan hibah kepada Pondok Pesantren Al Mu’minun Muara Muntai Ulu. Sebuah tindakan yang menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung pendidikan agama dan pembentukan generasi muda yang berakhlak mulia.

“Semoga masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan dan sosial bagi masyarakat setempat,” harap Bupati Edi, mengungkapkan cita-cita mulia di balik peresmian ini. Masjid Jami’ Nurul Yaqin diharapkan menjadi pusat peradaban, tempat berkumpulnya masyarakat untuk beribadah, belajar, dan berbagi. (kaz/adv)